SISTEM INFORMASI AKUTANSI
Maulana Idham Malik
(36114469)
3DB04
Manajemen Informatika
Universitas Gunadarma
KATA PENGANTAR
Alhamdulillahirabbil’alamin puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas karunia yang telah diberikan dan kasih sayang-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Adapun judul penulisan makalah kami adalah “DFD & ERD”.
Tujuan Penulisan makalah ini adalah sebagai salah satu tugas mata kuliah Etika Profesi Teknologi Informasi. Kami menyadari tanpa peranan beberapa pihak, kami tidak akan bias menyelesaikan makalah ini . Oleh karena itu penulis berterimakasih kepada:
1. Bapak Tomy selaku Dosen Pembimbing Sistem Informasi Manajemen Jurusan Manajemen Informatika Akademi Manajemen Informatika yang telah memberikan arahan dalam penyusunan serta penelitian dalam makalah ini.
2. Orang tua tercinta yang telah memberikan dukungan moral maupun spiritual
3. Rekan-rekan teman dan blogger sekalian.
Penulis menyadari bahwa di dalam proses pengerjaan dan penyajian Makalah ini masih jauh dalam kesempurnaan. oleh karena itu saran dan kritikan yang bersifat membangun sangat diharapkan demi kesempurnaan di masa mendatang.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan pembaca pada umumnya.
Depok, Januari 2017
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL………………………………….………………………………………1
KATA PENGANTAR…………………………………….…………………………………. 2
DAFTAR ISI ………...………………………………………………………………………. 3
BAB I : PENDAHULUAN…………………………………………………………………...4
1.1 Latar Belakang…………………………………………………………………...4
1.2 Rumusan Masalah………………………………………………………………..5
1.3 Maksud dan Tujuan………………………………………………………………5
1.4 Metode Penulisan………………………………………………………………...5
BAB II : PEMBAHASAN……………………………………………………………………6
2.1 Konsep dasar SIA ………………………………………………………………..6
2.2 Definisi DFD dan ERD…………………………………………………………..7
2.3 Fungsi dan peran DFD dan ERD dalam pemodelan data dan pengembangan SIA.8
2.4 Pengembangan SIA……………………………………………………………….9
BAB III: PENUTUP………………………………………………………………………….12
3.1 Kesimpulan...…………………………………………………………………... 12
3.2 Saran…………………………………………………………………………… 12
DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………………………..13
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk arus dari data sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, terstruktur dan jelas. Atau DFD bisa juga dikatakan sebagai suatu model logika data atau proses yang dibuat untuk menggambarkan dari mana asal data dan kemana tujuan data yang keluar dari sistem, dimana data disimpan, proses apa yang menghasilkan data tersebut dan interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan pada data tersebut. DFD ini sering disebut juga dengan nama Bubble chart, Bubble diagram, model proses, diagram alur kerja, atau model fungsi. DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain, DFD adalah DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh professional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.
DFD terdiri dari context diagram dan diagram rinci (DFD Levelled). Context diagram berfungsi memetakan model lingkungan (menggambarkan hubungan antara entitas luar, masukan dan keluaran sistem), yang direpresentasikan dengan lingkaran tunggal yang mewakili keseluruhan sistem. DFD levelled menggambarkan sistem sebagai jaringan kerja antara fungsi yang berhubungan satu sama lain dengan aliran dan penyimpanan data, model ini hanya memodelkan sistem dari sudut pandang fungsi.
Dan untuk Basis data (database) dapat di bayangkan sebuah lemari arsip. Jika kita memiliki lemari arsip dan bertugas mengelolanya, maka akan melakukan hal-hal seperti memberi sampul, memberi nomor, lalu menempatkan arsip-arsip tersebut dengan urutan tertentu dalam lemari tersebut. Kalau berbicara basis data, maka seluruh data disimpan dalam basis data pada masing-masing tabel atau file sesuai dengan fungsinya, sehingga dengan mudah dapat melakukan penelusuran data yang diinginkan. Sedangkan masalah yang dihadapi pada lemari arsip adalah kelambatan dalam menelusuri data yang ada pada lemari arsip tersebut, misalkan ingin mencari arsip untuk pegawai tertentu akan dihasilkan dengan lambat, dikarenakan petugas harus mencari lembaran-lembaran yang ada pada dokumen tersebut. Jika berbicara basis data, maka seluruh data disimpan dalam basis data pada masing-masing tabel atau file sesuai dengan fungsinya, sehingga akan dengan mudah dapat melakukan penelusuran data yang diinginkan, sehingga akan cepat mendapatkan informasi yang diperlukan.
1.2 Rumusan Masalah
1. Konsep dasar SIA ?
2. Definisi DFD dan ERD ?
3. Fungsi dan peran DFD dan ERD pada pemodelan data dan pengembangan SIA.
1.3 Maksud Dan Tujuan
Maksud dan Tujuan pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Maksud
a. Mampu memberikan penjelasan apa yang dimaksud dengan SIA
b. Mampu memberi penjelasan mengenai DFD dan ERD
2. Tujuan
Tujuan Penulisan Makalah ini di susun agar pemahaman tentang SIA, DFD dan ERD dapat lebih mudah dimengerti dan dipelajari.
1.4 Metode Penulisan
Metode Penulisan Makalah ini merupakan salah satu tugas untuk mendapatkan nilai pengganti Ujian Akhir Semester (UAS) dalam mata kuliah Etika Profesi Teknologi Informasi & Komunikasi.. Makalah ini merupakan hasil pengumpulan data dan informasi melalui media internet yang di dalamnya terdapat banyak artikel dan informasi yang menjelaskan ERD&DFD
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Konsep dasar SIA
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah sistem informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah sistem informasi.
Informasi Akuntansi yang dihasilkan oleh SIA dibedakan menjadi 2, yaitu :
• informasi akuntansi keuangan, Informasi yang berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern.
• Informasi Akuntansi Manajemen, informasi yang berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan.
Didalam Akuntansi Manajemen terdapat dua komponen yang digunakan bagi perencanaan dan pengendalian perusahaan, yaitu :
• Sistem Akuntansi Biaya Digunakan untuk membantu manajemen dalam perencanaan dan pengawasan dari aktivitas pengadaan, proses distribusi dan penjualan
• Budgeting adalah proyeksi keuangan perusahaan untuk masa depan yang bermanfaat untuk menolong manajer dalam perencanaan dan pengawasan
Karakteristik Sistem Informasi Akutansi
Karakteristik SIA yang membedakannya dengan subsistem CBIS lainnya :
• SIA melakasanakan tugas yang diperlukan
• Berpegang pada prosedur yang relatif standar
• Menangani data rinci
• Berfokus historis
• Menyediakan informasi pemecahan minimal
Perbedaan SIA dan SIM
• SIA mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi keuangan sedang
• SIM mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi
Contoh SIA sebagai pusat informasi perusahaan
• Bagian pemasaran mempertimbangkan untuk memperkenalkan jenis produk baru dalam jajaran produksi perusahaan, untuk itu bagian tersebut meminta laporan analisa perkiraan keuntungan yang dapat diperoleh dari usulan produk baru tersebut
• Bagian SIA memproyeksikan perkiraan biaya dan perkiraan pendapatan yang berhubungan dengan produk tersebut, kemudian data yang diperoleh diproses oleh EDP. Setelah diproses hasilnya dikembalikan ke bagian SIA untuk kemudian diberikan ke bagian pemasaran.
• Selanjutnya kedua bagian akan merundingkan hasil analisa tersebut untuk dicari keputusan yang sesuai.
Dari contoh diatas dapat ditemukan 2 aspek yang berhubungan dengan sistem bisnis modern yaitu :
• Pentingnya komunikasi antar departemen/subsystem yang mengarah untuk tercapainya suatu keputusan.
Peranan SIA dalam menghasilkan informasi yang dapat membantu departemen lainnya untuk mengambil keputusan.
2.2 Definisi DFD dan ERD
DFD ( Data Flow Diagram )
Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi. DFD ini sering disebut juga dengan nama Bubble chart, Bubble diagram, model proses, diagram alur kerja, atau model fungsi.
ERD ( Entity Relationship Diagram )
Entity Relationship Diagram (ERD) adalah menyediakan cara untuk mendeskripsikan perancangan basis data pada peringkat logika.
2.3 Fungsi dan peran DFD dan ERD dalam pemodelan data dan pengembangan SIA
Fungsi DFD : Memberikan indikasi mengenai bagaimana data ditransformasi pada saat data bergerak melalui sistem. Perannya : Menggambarkan fungsi-fungsi(dan sub fungsi) yang mentransformasi aliran data.
Peran DFD : DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.
Fungsi ERD : Untuk merancang model dasar dari struktur data serta relationship atau hubungan dari setiap data tersebut, Untuk mempermudah pengerjaan basis datanya karena dalam ERD kita sudah menjelaskan hubungan dari data satu ke data lainnya, dan Untuk mempermudah dalam mengubah dan menganalisis suatu sistem secara dini.
Peran ERD : Pemahaman serta penguasaan ERD sangat diperlukan karena dengan konsep ERD kita bisa merancang suatu sistem yang kokoh dan terstruktur. Karena di tahap pengerjaan ERD kita diharuskan menganalisis suatu hubungan dari data yang hendak disimpan dalam di basis data sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya kekacauan data seperti adanya data yang redundan yang tentunya bisa menyebabkan tabrakan data. Selain itu dengan ERD kita bisa mendeteksi kelemahan suatu sistem serta data apa saja yang perlu dan tak perlu ada dalam basis data serta kita bisa menentukan data constraintnya, data cardinality, hingga atributte type. Sehingga hasil akhir dari sistem yang akan dikerja menjadi lebih minim tingkat kesalahannya, lebih efisien, dan sesuai dengan kebutuhan.
2.4 Pengembangan SIA
Siklus Pemrosesan Data dalam Sistem Informasi Akuntansi
Sistem Informasi Akuntansi memiliki beberapa sistem-sistem bagian (sub-system)yang berupa siklus-siklus akuntansi. Siklus akuntansi menunjukkan prosedur akuntansimulai dari sumber data sampai ke proses pencatatan/pengolahan akuntansinya.
• Siklus pendapatan, prosedur pendapatan dimulai dari bagian penjualan otorisasikredit, pengambilan barang, penerimaan barang, penagihan sampai denganpenerimaan kas
Siklus pengeluaran kas, Prosedur pengeluaran kas mulai dari proses pembeliansampai ke proses pembayaran.
• Siklus Produksi, Siklus produksi mulai dari bahan mentah sampai ke barang jadi
Siklus Produksi
• Siklus manajemen Sumber Daya Manusia (SDM), melibatkan prosedur penggajian.
• Siklus buku besar dan laporan keuangan, prosedur pencatatan dan perekaman ke jurnal dan buku besar dan pencetakan laporan-laporan keuangan yang datanyadiambil dari buku besar.
Siklus Buku Besar
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Penggambaran DFD dan ERDharus konsisten terhadap kelompok DFD lainnya. Profesional sistem menggambarkan DFD/ERD berdasarkan tingkatan DFD/ERD dengan tujuan agar DFD/ERD yang dibuatnya itu mudah dibaca dan dimengerti oleh pemakai sistem. Hal ini sesuai dengan salah satu tujuan atau syarat membuat DFD/ERD.
3.2 Saran
Penggambaran levelisasi DFD dan ERD beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu penggambaran sistem dalam satu proses, dan penggambaran data store (optional) Serta Balancing.
Perancangan basisdata (database) merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Didalam merancang basis data kesulitan utama dalam merancang basis data adalah bagaimana memuaskan keperluan saat ini dan masa akan datang.
Atas segala perhatiannya kami haturkan terima kasih
DAFTAR PUSTAKA
• http://fairuzelsaid.com/konsep-dasar-sistem-informasi-akuntansi/
• http://fanserker.blogspot.co.id/2013/12/fungsi-dan-peranan-erd.html
• http://ridwanium.blogspot.co.id/2015/03/pemodelan-dfd-data-flow-diagram.html
• https://unininformatikasl.wordpress.com/sistem-informasi/makalah/mengenal-dfd-dan-erd/
• http://octavia-chaniago.blogspot.co.id/2011/01/pengertian-dan-contoh-dari-dfd-dan-erd.html
• www.google.co.id





Tidak ada komentar:
Posting Komentar